- See more at: http://dikaeuphrosyne.blogspot.com/2013/04/cara-agar-artikel-di-blog-tidak-dapat.html#sthash.JcEiggbH.dpuf Pariwisata Bali dan Global (Bali and Global Tourism): SOSIAL BUDAYA PARIWISATA

Jumat, Maret 20, 2009

SOSIAL BUDAYA PARIWISATA

Pariwisata adalah keseluruhan gejala-gejala atau fenomena-fenomena yang timbul akibat perpindahan/perjalanan orang-orang dari satu tempat ke tempat yang lain, dimana perpindahan tersebut bertujuan untuk bersenang-senang, tidak mencari nafkah maupun menetap. Perjalanan tersebut membutuhkan sarana-sarana seperti akomodasi (penginapan), pelayanan makanan dan minuman (restauran dan bar), fasilitas-fasilitas penunjang lainnya (SPA, kolam renang,business center, dsb.), biro perjalanan, alat-alat transportasi, pemandu wisata, objek wisata dsb yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, harapan orang-orang yang melakukan perjalanan dengan tujuan bersenang-senang tersebut (wisatawan)
Dalam arti sempit, pariwisata merujuk pada aktivitas perjalanan untuk kepentingan penyegaran diri pribadi, untuk pendidikan, dan untuk bersenang-senang. Dalam arti luas, pariwisata adalah bisnis yang menyediakan informasi, transformasi, akomodasi, dan pelayanan lain bagi wisatawan.

Mengapa pelayanan sangat penting dalam dunia industri pariwisata?
Industri pariwisata adalah kumpulan dari berbagai perusahaan yang secra bersama-sama menghasilkan barang/jasa yang dibutuhkan para wisatawan selama dalam perjalanan. Induastri pariwisata sangat mengutamakan jasa sebagai produk yang ditawarkan, karena itu pariwisata menekankan pada jasa pelayananan. Industri pariwisata adalah bisnis pelayanan yang menekankan pada orang, bukan pada peralatan. Tidak ada pengetahuan teknis atau keterampilan yang bisa menggantikan pengabdian tulus seseorang untuk melayani dan berdasarkan standar etika yang tinggi. Oleh karena itu, pelayanan sangat penting artinya dalam industri pariwisata.




Apa tanda-tanda industri pariwisata terbesar di dunia?
Tanda-tanda industri pariwisata terbesar di dunia:
a. Dilihat dari kelengkapan sarana dan prasarana pariwisata, tentunya industri pariwisat terbesar di dunia memiliki kelengkapan melebihi industri-industri lainnya. Misalnya jumlah hotel (akomodasi) , restoran, dan fasilitas penunjang lainnya yang sangat memadai
b. Dilihat dari dampak positif pariwisata terhadap sosial budaya masyarakat, dan lingkungan hidup, tentunya pariwisata dapat memberikan banyak kemajuan terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat dan lingkungan hidup. Hal ini disebabkan karena dengan berkembangnya pariwisata yang memberikan juga dampak negatif, dimana masyarakat, pemerintah dan pengusaha sudah mampu menanggulanginya.
c. Dilihat dari trend , pariwisata sudah bergeser dari konsep mass tourism menuju alternative tourism (green tourism, wilderness turism, ecotourism) dan pengembangan pariwisata menggunakan konsep sustainable tourism dengan melibatkan masyarakat (community based tourism).

Mengapa setiap negara dewasa ini cenderung melaksanakan pembangunan pariwisata?
Setiap negara cendrung melaksanakan pembangunan pariwisata, karena melihat trend pariwisata dewasa ini yang cenderung memberikan dampak positif lebih besar daripada pengembangan industri-industri lainnya. Dampak positif yang lebih besar seperti : penerimaan devisa, pemberantasan pengangguran dan lebih ramah lingkungan dibandingkan pengembangan industri lainnya seperti industri otomotif, tekstil, mesin, kimia dsb.




Paradigma hubungan timbal balik antara pariwisata dengan sosial budaya masyarakat.
Hubungan pariwisata dengan sosial budaya masyarakat, yaitu:
· mewujudkan pembangunan bersama
· memeanfaatkan kebudayaan sebagai sumber daya pariwisata
· kebudayaan tidak boleh dieksploitasi sebagai alat untuk mengembangkan pariwisata
· tanpa pengendalian kebudayaan asli, akan terjadi dampak negatif pariwisata
· kebudayaan merupakan unsur pariwisata yang penting, tetapi mudah rusak karena pariwisata, hal-hal tesebut diatas dapat diuraikan dalam skema berikut:

Apa dampak pesatnya perkembangan pariwisata terhadap sosial budaya. Dan apa langkah-langkah untuk memecahkan dampak negatif pengaruh pariwisata terhadap sosial budaya.
Dampak pariwisata terhadap sosial budaya memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif yaitu :
Meningkatkan ilmu pengetahuan
Meningkatkan pendapatan
Meningkatkan hubungan persaudaraan antar bangsa dan negara
Dampak negatif yaitu :
· Pencemaran lingkungan
· Penggunaan tanah yang tidak sesuai dengan peruntukkkan
· Kerawanan ssil
· Pergeseran nilai

Langkah-langkah yang diambil untuk memecahkan dampak negatif pengaruh pariwisata terhadap sosial budaya: yaitu mengedepankan pembangunan pariwisata secara holistik, yaitu yang meliputi agama, adat, budaya, sosial, ideologi, plitik, ekonmi, teknologi. Selain itu dikelbangkan juga pembangunan pariwisata berkelanjutan dimana usaha ini menjamin sumber daya alam, sosial, dan budaya yang dimanfaatkan sebagai sumber pembangunan pariwisata dewasa ini yang dilestarikan untuk generasi mendatang. Pengelola pariwisata hari ini bertanggung jawab untuk menjamin keberlanjutannya bagi generasi mendatang. Hal-hal tersebut diatas dilakukan untuk memecahkan damnpak negatif dari pengaruh pariwisata terhadap sosial budaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar