STUDY TOUR STIPAR TRIATMA JAYA 2019
(BALI,THAILAND,SINGAPURA, DAN MALAYSIA)
“KESEMPURNAAN MEMBERI LAYANAN PADA WISATAWAN DENGAN MENJADI WISATAWAN”
DITULIS OLEH:
I MADE BAYU WISNAWA
STIPAR Triatma Jaya adalah
institusi pendidikan yang mempersiapkan sumber daya manusia pariwisata
terampil dan mampu bersaing secara global. Dalam proses pendidikan di STIPAR
Triatma Jaya, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk
mampu bekerja secara profesional dalam dunia hospitality. Agar memiliki wawasan
yang luas, mahasiswa melaksanakan program study tour. Pada tahun 2019 ini,
STIPAR Triatma Jaya melaksanakan study tour ke luar negeri dan di dalam negeri.
Destinasi yang dituju di luar negeri adalah : Thailand, Singapura, Malaysia.
Destinasi wisata dalam negeri yang dituju adalah : Bali (Karang Asem dan
Buleleng), dengan jumlah mahasiswa 154 orang. Ketua Panitia Study Tour 2019 ini
adalah Bapak I Wayan Arta Artana.,S.E.,M.M.
Daya tarik wisata yang dikunjungi di Singapura antara lain :
Marina Bay, Orchard Road, Merlion Park, Esplanade, Thian Hock Keng Temple, China Town, Garden by The Bay. Daya
Tarik wisata yang dikunjungi di Malaysia antara lain : Genting Highland, Batu
Cave, Bukit Bintang, Twin Tower (Menara Petronas), Bukit Serene Palace, Lego Land
dan Johor Bahru. Sementara itu daya tarik wisata yang dikunjungi di Thailand
antara lain : Floating Market, Nong Nooch, Laser Buddha, Dried Food Market, MBK
mall, Asiatique The Riverfron, Wat Arun Temple, Wisata Gajah, dan Honey Bee Farm.
Fasilitas akomodasi yang disediakan untuk mahasiswa antara :
Auncheelina Hotel (Bangkok-Thailand), Phupraya Resort Hotel (Pattaya-Thailand),
Grand Sentosa Hotel (Malaysia), Pudu Plaza Hotel Bukit Bintang (Malaysia), Puri
Saron Lovina (Bali)
Bervariasinya destinasi wisata yang
dituju adalah untuk mengakomodir keinginan mahasiswa akan rasa ingin tahunya
terdapat destinasi yang diminati.
Aktivitas yang dilakukan mahasiswa selama study tour adalah
(i) mengamati atribut wisata setiap daya tarik wisata pada masing masing
negara, yang meliputi : akses masuk ke daya tarik wista, atraksi wisata,
fasilitas wisata, kelembagaan pariwisata, serta keterlibatan masyarakat lokal
dalam mendukung kepariwisataan, (ii)mengamati unsur sapta pesona yana ada di
setiap negara (keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keramah tamahan,
keindahan dan kenangan); (iii) mengamati kualitas layanan, citra merek,
kesadaran merek, kepuasan tamu, dan loyalitas tamu pada setiap fasilitas
akomodasi yang digunakan; dan (iv) menilai kualitas penyelenggaraan study tour
pada Tahun 2019.
Dalam Study Tour kali ini, mahasiswa diposisikan sebagai
wisatawan yang melakukan perjalanan. Disini mahasiswa merasakan harapan
(ekspektasi) dan kenyataan (persepsi) yang dirasakan oleh wisatawan selama
melaksanakan kegiatan perjalanan wisata. Pengalaman ini sangat penting dan
sangat berguna bagi mahasiswa, agar mampu menghargai ketepatan waktu,
kedisiplinan, dan nilai dari sebuah
perjalanan wisata. Apabila ada hal yang tidak baik dijumpai selama perjalanan
wisata, maka akan dijadikan pengalaman berharga kelak dalam melayani wisatawan.
Misalnya di Singapura, masyarakat di sana sangat sibuk, sehingga sering kali
lupa memberi 3S (senyum, sapa, salam) kepada wisatawan. Hal ini akan
mengingatkan mahasiswa akan pentingnya smile,
greeting, dan offering help kepada
wisatawan pada saat bekerja pada industri pariwisata. Demikian pula mengenai
kebersihan dan ketertiban di Singapura, akan sangat menginspirasi mahasiswa
akan pentingnya hal tersebut. Hal ini akan terekam dalam pikiran bawah sadar,
untuk selalu mewujudkan kebersihan dan ketertiban pada saat mengabdikan diri
sebagai insan pariwisata.
Berikut
pendapat mahasiswa mengenai kegiatan Study Tour 2019 :
1.
Saya
sangat senang bisa berjalan ke luar negeri karana bisa mengenal dunia luar, dan
bisa melihat perekonomian di sana kuhususnya bagian pariwisata.(Komang Arianto,
MFB A)
2. Mendapatkan pengalaman makan SATE
BUAYA yg pertama kali saya rasakan
(Kadek Supriadi, MBH A)
3. Sangat menyenangkan mulai dari
pemberangkatan di pesawat sangat nyaman apalagi mendapatkan makan di pesawat
sangat membantu menghilangkan kebosanan di pesawat, pada saat mengunjungi objek
wisata di Thailand juga tidak ada hambatan saya paling suka bus yg digunakan
sangat sangat nyaman , ketika peserta kepanasan di luar setelah belanja atau
mengunjungi objek wisata ketika masuk bus sangat segar dan dingin (mantap
betul) tidak ada hambatan semua tour guide nya juga lucu dan ramah Pak isabella
dan Gek Dara sangat luar biasa (Vilia Caroline Sembel, MBH B)
4. Saya senang ke mall itu yang sangat
membuat saya senang (Ni Wayan Loni Ariani, MFB B)
5. Pengalaman yang menyenangkan yaitu
ketika mengunjungi Genting Highland, menggunakan cable car/gondola/ skyway sambil menikmati indahnya pemandangan
pegunungan yang sejuk dari ketinggian sekitaran 460 meter, so exciting (Dewa Ayu Oktaviani, MBH Kelas Sore)
Penilaian mahasiswa terhadap pelaksanaan study tour 2019 ini
sudah memuaskan (93,80%), sementara yang kurang puas sebanyak (6,20%). Kepuasan
ini disebabkan karena nilai (value) yang dirasakan mahasiswa dalam aktivitas
study tour 2019 ini sudah baik.
Gambar 1
Foto Study Tour 2019
Untuk melakukan penilaian terhadap daya tarik wisata dan
fasilitas wisata di luar negeri, digunakan instrumen kuesioner online. Penggunaan kuesioner online sangat efektif dalam mengumpulkan
data primer dengan metode self-adminstrated. Kuesioner online juga mendukung upaya green
tourism dengan meniadakan penggunaan kertas.
Suatu kesan penting dalam Study Tour 2019 ini adalah :
kebersamaan dan kenangan belajar merasakan menjadi wisatawan untuk dapat
memahami kebutuhan dan keinginannya sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik
sebagai pengabdi pariwisata. Kenangan indah Study Tour 2019 ini, merupakan
sebuah kekayaan intelektual dan akan selalu menginspirasi dalam setiap langkah
mencapai puncak karir pada industri pariwisata.(Bay*)