Minggu, Maret 17, 2013

PILKADA BALI 2013 dan Pariwisata Bali


Sekitar bulan Mei 2013, penduduk Pulau Bali merayakan pesta demokrasi memilih gubernur. Tentu saja hal ini merupakan sesuatu yang menarik untuk dicermati, karena betul-betul perputaran uang, aktivitas, pikiran dan segenap sumber daya akan tercurah pada proses ini. Perputaran uang, jelas setiap cagub akan menggelontorkan dana untuk kampanye, (masih seperti dulu, pengerahan massa), pasang spanduk, baliho, banner, baju kaos, stiker, bantuan dsb. Aktivitas ini tentunya akan membawa efek multiplayer yang berdampak baik bagi masyarakat Pulau Bali.
Ada 2 paket yang bersaing, yakni paket PASTI-KERTA (Mangku Pastika-Sudikerta) dan PAS (Puspayoga-Sukrawan). PASTI-KERTA didukung dua partai besar, yakni DEMOKRAT dan GOLKAR ditambah PAN, PKPB,HANURA, GERINDRA, PNBK,PKP, dan Partai Karya Perjuangan.  Sedangkan PAS  didukung PDI Perjuangan,PKS NASDEM. Kedua paket ini sungguh menarik untuk dicermati, karena memang memiliki keunggulan yang patut dibanggakan sebagai sosok pemimpin Bali.

Keunggulan PASTI-KERTA
Mangku Pastika memiliki pengalaman dan jaringan yang luas, mengingat sebelum menjadi gubernur, beliau pernah menjabat sebagai Kapolda Bali, dan bertugas sebagai perwira polisi di luar Pulau Bali. Beliau memiliki segudang pengalaman dalam kepemimpinan. Tentunya masyarakat Pulau Bali tidak akan melupakan keberhasilan Mangku Pastika pada saat menangani kasus Bom Bali 1. Pada saat ini beliau menjadi Gubernur Bali bersama PDI-P (pada pilkada terdahulu) dan beliau memiliki program yang 'AMPUH' bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat Bali, seperti : (i)JKBM (Jaminan Kesehatan  Bali Mandara) untuk masyarakat kurang mampu, (ii) JAMKRIDA (Jaminan Kredit Daerah) Bali Mandara, (iii)Jaminan kredit UMKMK (Usaha Menengah Kecil dan Menengah Koperasi), (iv)Bedah rumah, (v)SIMANTRI (Sistem Pertanian Terintegrasi), (vi)Bali Green Province, (vii)GERBANGSADU MANDARA, (viii) Trans SARBAGITA, dan lain sebagainya . Program-program tersebut menunjukkan bahwa beliau adalah seorang yang cerdas, kreatif ,berwawasan luas dan pandai menjalin kerjasama.
Sudikerta , saat ini adalah Wakil Bupati Badung yang lahir di Pecatu, Jimbaran, dahulunya adalah seorang pengusaha dengan sejarah hidup yang penuh perjuangan. Beliau sekolah di SMP Sunari Loka, SMA PGRI 4 dan Kuliah di Universitas Warmadewa mengambil jurusan Sastra Inggris. Beliau sempat  menjadi guide, dan berkat ketekunan dan kerja kerasnya menjadi Ketua DPD Golkar Provinsi Bali. Pak Sudikerta memiliki kharisma dan popularitas yang luarbiasa pada daerah Badung.

Kunggulan PUSPAYOGA-SUKRAWAN
Puspayoga juga sudah sangat akrab dengan masyarakat Bali. Beliau berasal dari keluarga bangsawan ,dengan jiwa kepimpinan, dan komitmen untuk Bali yang tentunya tidak perlu diragukan lagi. Pak Pupayoga adalah figur yang merakyat, low profile, santun, loyal dan murah senyum. Beliau memiliki simpatisan yang sangat banyak, karena berasal dari Partai PDI-Perjuangan yang merupakan partai pemenang pemilu di Bali. Saat ini Pak Puspayga di dukung 6 Kabupaten di Bali , yakni :Denpasar, Tabanan, Bangli, Buleleng, Gianyar, Klungkung(karena bupatinya berasal dari PDI-P). Dengan pengalamannya di Partai, Ketua DPRD Denpasar, Walikota Denpasar dan Wakil Gubernur Bali, merupakan sebuah jaminan kemampuannya memimpin yang tidak perlu diragukan lagi. Programnya yang terkenal adalah, "menjaga Bali sebagai warisan untuk anak cucu kita" memberikan isyarat bahwa Pak Puspayoga akan mengawal Bali, menjaga dan mengamankannya dari investor-investor yang tidak bertanggung jawab.
Sukrawan , adalah ketua DPRD Buleleng. Beliau berjiwa sosial. Tidak banyak yang diketahui dari profil Dewa Made Sukrawan, karena beliau seperti bintang yang baru muncul.

Numpang Lewat
Sempat pula muncul nama Winasa-Sudiartana, yang diusung partai gurem. Tampaknya nama ini masih diragukan, apakah berlanjut pada Pilkada atau cuma sekedar muncul untuk sensasi. Namun demikian kehadiran Pak Winasa untuk ikut bertarung dalam Pilkada Bali, sangat diharapkan, karena Pak Winasa memiliki banyak simpatisan di seluruh Bali. Kepemimpinannya saat menjadi Bupati Jembrana yang pro-rakyat, sempat dicatat dalam MURI. Beliau luar biasa dalam membuat trobosan-terobosan yang fantastis dalam pembangunan.

PEMIMPIN dan Fenomena Pariwisata saat ini
Kalau kita cermati perkembangan pariwisata di Bali saat ini, memang sungguh banyak terobosan-terobosan yang dibuat oleh kepemimpinan PASTIKA-PUSPAYOGA. Lihat saja, (i) begitu banyak hotel yang dibangun di kawasan Bali Selatan, (ii)pembangunan jalan layang, (iii) pengembangan Airport Ngurah Rai dan begitu banyak program lainnya yang dilakukan oleh pemerintah yang kesemuanya  bertujuan mensejahterakan masyarakat Bali.
Namun demikian masih ada keraguan, apakah semua yang dilakukan sudah berlandaskan konsep sustainable tourism development, carrying capacity Pulau Bali, Pro Poor Tourism, Comunity Based Tourism.  Pembangunan hotel yang berlebihan akan mempersempit jalur hijau dan cenderung merusak lingkungan-sering kali yang diuntungkan melulu hanya investor, sementara masyarakat dan penduduk asli menjadi buruh di tanahnya sendiri. Coba lihat pembangunan yang hanya terpusat di kawasan Bali Selatan, mengakibatkan kemacetan di wilayah Denpasar-Kuta,begitu banyak urbanisasi sehingga di desa-desa sangat sedikit anak muda yang mau jadi petani karena penghasilannya kecil. Mengapa pemimpin kita tidak melakukan sesuatu agar pembangunan tidak berpusat pada kawasan Bali Selatan?
Satu lagi saaat ini juga muncul fenomena munculnya organisasi masyarakat yang "seram-seram", pakai tato, bergaya ala preman dan sempat ricuh (meresahkan masyarakat). Apakah ini suatu pertanda bahwa kepolisian sudah tidak mampu menjaga keamanan Bali, sehingga perlu dibantu organisasi semacam ini? atau apakah ini bagian dari budaya Bali. Ada apa ini?
Mau jadi apa Bali Kedepan?

Mangku Pastika dan Puspayoga sudah melakukan sesuatu untuk Bali, dan saya meyakini semuanya dilandasi niat baik untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Bali. Seperti konsep Bali :" Rwa-Bineda" yang saya tafsirkan bahwa semuanya mengandung unsur baik dan buruk, juga pepatah "Tak Ada Gading yang Tak Retak", apapun yang dikerjakan manusia tidak ada yang sempurna, karena yang sempurna cuma satu, Tuhan.

Semoga PILKADA BALI 2013, dilaksanakan dengan damai dan cerdas. Bahkan memunculkan peluang untuk sebuah atraksi wisata yang menarik untuk dinikmati wisatawan. Olehkarenanya, pemasangan spanduk, poster, kampanye hendaknya memperhatikan sisi estetika, mengingat Bali adalah sebuah destinasi wisata yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan. Siapapun yang menang PASTI mampu membawa Bali menjadi KERTA dan memang PAS untuk Bali.





Senin, Desember 17, 2012

STIPAR TRIATMA JAYA BADUNG Award-winning GOLD from APTISI Region VIII A, 2012


APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) region VIII-A, is an educational organization which consists of private University, Institute and Academy in Bali, aims to improve the quality of private colleges based on the implementation of the Tri Dharma Perguruan Tinggi , which include: education and teaching, research, and public service, making Bali as The Island of Knowledge. APTISI the region VIII-A aims to produce graduates who are intelligent, intellectual, emotional, spiritual, physical, healthy and intelligent in facing  global challenges (ASEAN Economic Society 2015) as well as ready to answer the challenge of the entry of foreign universities in year of  2020.

On the granting of a second award, held on December 12, 2012 gives awards to 25 private colleges in Bali. Awards are given in two categories namely GOLD (good) and SILVER (moderate). There are 5  Private colleges are awarded GOLD,  and SILVER, while as many as 20 colleges. As for the purpose of the APTISI AWARD is to motivate members of 52 private University in Bali to always improve the quality teaching and learning on campus, and reward private university who have managed to grab the value of accreditation BAN-PT. Event was attended by the Deputy Governor of the province of Bali, the Walikota of Denpasar, A coordinator of KOPERTIS Region VIII , Administrator of APTISI Bali, Chairman of the foundation of the entire Bali, Rector, Chairman , Director of the private colleges all over Bali.
STIPAR Triatma Jaya won the GOLD based on a questionnaire given to each private colleges all over Bali about the value of accreditation BAN-PT (National Accreditation Board) then in the crosscheck by the Committee through the website BAN-PT. The award was very motivating the entire civitas akademika STIPAR Triatma Jaya, who had been struggling in preparing human resources hotelier, to embody its vision: to be the leading of tourism institute  in Bali in 2018 in producing human resources in the field of hospitality and tourism of competent, creative, entrepreneur, mastering in information and technology  and has good manner.
STIPAR Triatma Jaya who throughout their courses accredited B of BAN-PT, besides manages to win the GOLD award of the APTISI Region VIII-A, also carved out a variety of achievement among others: Win PHP-Program of HIGHER EDUCATION of the PTS, continually for 3 times (2010 s/d 2012), won the APTISI Region VIII-A category SILVER award 2011, best Operator EPSBED-2 the year 2012 in KOPERTIS REGION VIII, champion of Flair Bartending in Bali and ASEAN, and a variety of other achievements.
The STIPAR Triatma Jaya’s curriculum that follows the development of the tourism and hospitality industry, 90% of educated lecturer S-2 with a background in hospitality and tourism facilities, fully air-conditioned classrooms, Multimedia, international-standard Laboratories, a network of cooperation with the company's cruise ships (Costa Crociere, Princess Cruise), Viking and Mega YACHT (Greece), five-star hotel in Bali, Singapore and France, is a guarantee for students to meet the future hit in the world of hospitality and tourism.

Rabu, Desember 05, 2012

TUGAS KASIR KANTOR DEPAN 1


SOAL
BERDASARKAN INFORMASI YANG ADA PADA CASH SHEET BERIKUT INI, KERJAKANLAH :
1.   HOUSE BANK REPORT,  APABILA DIKETAHUI PADA AWAL SHIFT SAUDARA MENERIMA RP.750.000,- DARI SHIFT SEBELUMNYA, DIMANA PADA AKHIR SHIFT TOTAL UANG YANG ADA DALAM LACI SAUDARA SEBELUM DISETOR PADA GENERAL CASHIER, SEBESAR RP.57.000.000,-
2.   REMITTANCE OF FUND / CASH TRANSMITTAL LIST


d


Senin, Oktober 08, 2012

Obrolan di Warung Kopi

Sore ini, sepulang kerja kira-kira jam 8 malam, nongkrong dulu di warung kopi sebelah baker's corner Teuku Umar. Biasalah, kebiasaan nongkrong emang sudah dari sononya. Niatnya cuma minum yang hangat, sambil ngemil, dengan (sebatang rokok / optional choice). Kali-kali aja ketemu sohib lama waktu es em a, atau es em pe, soalnya sekali waktu emang suka ketemuan di warung ini. Kalo ketemu, asik juga nostalgi masa lampau, nanyain kabar sohib-sohib lainnya dan kali-kali aja dapet info tentang sang mantan yang tak tahu rimbanya ( emang ga niat tau kabarnya, tapi kalau dapet selentingan, asik juga jadi bahan obrolan).
Seperti biasa, daku pesan secangkir white coffee dan sebungkus keripik singkong sama i meme yang jualan. Katanya white coffee tidak berbahaya bagi lambung, dan baik buat kesehatan, makanya daku pesan. Kalau keripik singkong, mah emang demenan leluhur dari jaman Majapahit dulu. Nah, kalau i meme asalnya dari Tabanan, tapi tinggal seputaran Dalung dan buka dagangan di Teuku Umar. Asik juga tempatnya, tidak terlalu ramai dan tidak terlalu sepi. Harganya juga impas banget dengan honor ngajar (hehehe), artinya ga bakal buat dompet jadi cekak. Soalnya saat ini setelah berkeluarga, pengeluaran musti di kontrol dengan ketat, istri lanjut kuliah, anak juga sedang sekolah, belum lagi urusan rumah tangga, semuanya perlu dana. Tapi bagaimanapun hobi nongkrong ini harus tetap jalan. 

Kadang-kadang lebih banyak pengetahuan yang didapat dengan hobi nongkrong di warung kopi dari pada duduk di bangku kuliah. Kalau nongkrong, pengetahuan yang di dapat lebih 'fresh' actual dan terpercaya langsung dari nara sumber. Nah, fenomena dan informasi yang didapat dari nongkrong ini, boleh jadi sebagai penguat teori yang diperoleh di buku atau bangku kuliah. Kadang juga jadi inspirasi untuk buat tulisan di Blog ini.

Sedang asik nyeruput kopi, " sruuuuuuttt.....", tiba-tiba di sampingku duduk seorang pemuda berambut cepak dengan gaya sedikit slengekan. " Malam, Pak, punapi gatrane...", begitu sapanya. Dakupun menjawab dengan spontan , " Nggih selamat malam Dik, nggih niki sedang santai dumun...", (dalam hati bertanya-tanya, apakah ini pemuda adalah mahasiswaku atau mantan mahasiswa, atau kenalan dimana??? rasanya emang ga pernah kenal. Cuma sikap hospitalitynya itu yang membuat daku salut. Obrolan pun kami lanjutkan.

"Bapak lakar lunga kija?" (Bapak mau pergi ke mana? / where are you going sir?) demikian tanya si pemuda. " Tyang, wau teka uli megae, tyang nyante dumun" (saya baru saja datang dari tempat kerja, mau rehat sejenak), demikian jawabku.

Demikianlah, dialog basa-basi awal semakin menghangatkan suasana malam itu. Dari obrolan yang terjadi, dan beberapa pertanyaan "pancingan" yang kuberikan kepada si pemuda, dapat kusimpulkan bahwa pemuda ini, tinggal di sekitar Jalan Teuku Umar, dengan pekerjaan yang tidak tetap...dan kemungkinan besar preman (soalnya pakai tato, dan menyebut-nyebut nama pentolan sebuah ormas yang membidangi masalah keamanan di Denpasar dan Badung). Si Pemuda kerap kali mengeluh tidak punya uang, dan sulitnya mencari pekerjaan. Namun, ada rasa kasian juga melihat nasib si Pemuda ini. Sambil menghisap rokoknya si pemuda permisi sebentar untuk membantu parkir kendaraan sekitar warung kopi. Ternyata rejeki menghampiri si pemuda, karena setiap kali memarkir mendapat uang kisaran seribu sampai dua ribu. "Lumayan Pak, ade anggon pemeli roko", ucap si pemuda.
Sambil menyedot rokoknya si pemuda bercerita, bahwa hidupnya sungguh tak menentu arah. Meskipun statusnya sebagai penduduk asli Denpasar, dan memiliki beberapa petak tanah yang mungkin nantinya diwariskan untuknya, tetap saja pandangan pesimis mewarnai cerita anak muda tersebut. Yah, demikianlah, saya mendengarkan dengan seksama setiap patah kata yang diucapkannya, dan sesekali menimpali sambil menyemangatinya.
"Maaf Pak,...", ujar si pemuda. " oh, punapi, adi ngidih pelih?" begitu jawab saya. "Ehm....begini Pak, ampura pak, tyang jagi metaken niki." ucap si pemuda dengan agak sungkan. "Silakan dik,wenten napi?" saya menimpali. "......ehm, Bapak mekeneh ngalih cewek?" demikian tanya si pemuda.

Pertanyaan si pemuda yang terakhir rupanya memancing naluri saya untuk mengorek sedikit mengenai fenomena 4S dalam dunia pariwisata. Fenomena S yang terakhir (Sun, Sea, Sand and Sex).

" Wah, maaf, ampura niki, tyang ten wenten keneh ngalih keto-keto, kewala, dadi tyang metaken?" (Wah, maaf, saya tidak minat cari cewek, tapi boleh saya bertanya) demikian jawab saya. " Oh nggih Pak" demikian jawab si pemuda. "Tyang cuma metaken siki manten" (saya bertanya cuma satu saja), demikian balas saya,  "Wenten anak Bali megae keto (wanita PSK) ???". Si Pemuda menjawab, "Wenten Pak".

Hal ini membuat bulu kuduk saya merinding. Saya tidak percaya kalau ternyata ada wanita Bali yang bekerja sebagai PSK. Namun saya membuat dugaan dan pengharapan, semoga wanita yang dimaksud adalah wanita pendatang yang  ber KTP Bali, atau dengan kata lain bukan orang Bali asli.

Memang, glamour dunia Pariwisata tidak mungkin lepas dari unsur S yang ke 4 (SEX). Meskipun pemerintah sudah mendengungdengungkan tentang konsep pariwisata budaya yang di kembangkan di Bali, namun tidak mampu menutup atau meredam unsur SEX in Tourism in Bali. Hal ini disebabkan karena kegiatan Pariwisata adalah bersifat "have fun" atau mencari kesenangan. Demikian pula, kebutuhan SEX merupakan kebutuhan fisiologis yang menjadi dasar bagi kebutuhan manusia dalam teori Maslow. Artinya kebutuhan ini memang harus terpenuhi. Olehkarena berlaku pula dalil permintaan dan penawaran.

Si pemuda juga bercerita bahwa setiap bulannya pasokan PSK ke Bali dari Jawa terus mengalir rata-rata masih berusia di bawah 20 tahun (ABG). Pangsa pasarnya adalah penduduk lokal, wisatawan domestik dan wisatawan manca negara. Harganyapun bervariasi tergantung"kelas".  Demikian pula, masalah kamar, transportasi bisa diatur, yang penting dana mecukupi.

Sebuah kengerian muncul di benak saya. Jangan sampai Bali seperti Thailand yang mengandalkan SEX sebagai icon utama untuk menarik wisatawan. Hal ini sangat penting, mengingat dampak yang buruk pasti menghantui dalam jangka panjang apabila fenomena ini tidak dikelola dengan baik.
Disisi lain saya berpikir, mungkin juga fenomena SEX di Bali sama dengan industri rokok. Artinya, pemerintah sudah mengimbau masyarakat untuk tidak merokok, namun tetap saja masyarakat membeli rokok.

Malampun mulai larut, tanpa ku sadar, si pemuda entah di mana.....
Namun otak ini berpikir, dan terus berpikir
Semoga Bali tetap ajeg, Semoga semua insan yang hidup dan mencari makan di Bali menjaga kelestarian Bali dalam konsep Pengembangan Pariwisata yang Berkelanjutan,...
Semoga, semoga semoga

Sabtu, September 29, 2012

Why I Choose Hotel and Tourism?

When I was 10 years old, I have a dream to be a docter, so I can cure the patience and help many people, and recognized. All my parents support my dream, and they said me to learn more and more. Actually I'm not clever boy at that time. Most of my time I used for playing kite, fishing, and walking around by bycicle. Some times I do fighting with my enemy till I broke my nose and oftenly get loose. I was a quite naughty boy at that time.
Time goes by, after  graduating my elementary school at SDK Swastiastu I Denpasar, fortune I accepted to continue study at junior high school in SMP Negeri I Denpasar. Here all my friends are very hard learner, the competition to gain knowledge and good mark from teacher are very thight. I was the most stupid student at the class, and oftenly get rank number two from behind. I don't care about studying, I just want to enjoy what I want to do. Finally after graduating my junior high school, I continue to study at senior high school in SMAN 1 Denpasar.
I Never dream to work and invest my future in tourism industry, especially in academic field, till I visited my uncle in hospital. When I entered the hospital, I couldn't breath well because I heard people crying, suffering, an alcohol smell. I saw broken body in emergency, blood, tears, panic, hysteria the victim of accident. I feel sick, and I changed my mind not to be a docter, but I would like to work and invest my future in a place where I could see a beautifull things like heaven, I would like to see people smile, happy, good smeel, nice aroma, nice atmosphere, and I would like to see a new world, a travel, and gain money, experience.
Thats why, after graduating my senior high school, I accepted to study in Hotel and Tourism Training Institute (STP Nusa Dua). I took a Diploma IV Hotel Administration. Here I learn a lot about hotel, especially in management and administration field. I also learn how to cook, how to serve the guest, how to maintain my attitude to be a good hotelier. Fortunately I could get training in Orchard Hotel Singapore focused on FB service. So I knew Singapore a wonderfull country, sophisticated, clean and tidy.
After graduating my study at STP Nusa Dua, I worked in some five stars hotels in Kuta and Nusa Dua and continue to work in MSC Cruise, MV. Melody as an Assistant Waiter. Here I could see the world, the old and romantic city in Europe, Afrique and America such as : Genova, Napoli, Palermo, Sicilia, Tunisia, Katakolon, Heraklion, Palma de Mallorca, Marseille, Cassablanca.
Actually Hospitality is mostly a practice, an attitude. That's the investor want from us who learn hospitality. We don't need 'too much' clever. Clever means nothing when we can't smile and respect each other. That's a message that I could catch till now from learn hospitality.
Now, I have a dream to be a great writer, researcher, accademician in Tourism and Hospitality. I would like to take apart in keep Bali on the track of Sustainable Tourism Development, I would like to write books about hotel management, and I would like to make all my students success go abroad working in cruise ship or hotels, I have a dream I could change my students attitude become a great hotelier. Finally may God Bless Us...Everything happened as God Will.

Last but not least, I try to write in English, just want to practice my English, it has been a long time a never use my English. I'm very sory if ther is a lot of mistakes in structure, gramatical. I just want to enjoy my self by writing and sharing my idea. Thank you very much, bang siu aturang samas!

Jumat, September 28, 2012

If You Wanna be A Sailor Man (Popeye)

LIFE ON BOARD


Life onboard a ship is unique. In the beginning, you will perhaps feel a little lost, but at the same time feel excited Try to keep a positive attitude towards all the new impressions and you will soon enjoy every minute onboard. Always remember that the rest of the crew welcomes you onboard. In most cases, you will arrive on an embarkation day (when passengers leave and passengers arrive). Embarkation day is a busy time for everyone onboard, and crewmembers may seem less patient. Do not despair, as you will soon be included as a member of this busy team.

Your Cabin
Because of the limited space on the ship, most crewmembers share cabins. Since your cabin is going to be your new home while onboard, take care of it as if it was your own home, clean and tidy at all times. It is not recommended to keep money and valuables in your cabin. Always remember to lock your cabin. Safety envelopes for crew are available on certain ships in the crew pursers' office. Valuables may be kept there free of charge. Safety envelopes are available during regular office hours.
The ship provides bed linen and towels. All furniture and equipment must be treated with care. Also, it is your duty to keep your cabin clean and tidy at all times. Some crew have an assigned cabin steward to clean their cabin. If you have, it is customary to tip them for good service.
It is not permitted to take passenger equipment such as towels, tableware, glasses etc. to the crew quarters. Similarly; it is not permitted to take food from the mess rooms, pantries, galley or dining room to the cabin. The US authorities may fine the ship for finding any fruit, nuts and similar items in your cabin.
It is not permitted to take passenger to your cabin. Any crewmember found bringing a passenger into his or her cabin will be dismissed.
The modification of fixture equipment, furnishing and electrical installation, is strictly prohibited. Nails, screws or adhesive must not be used to hang picture, posters, etc. Always keep in mind that other people will be using the cabin later.
We must remind you that smoking in bed and the use of open flame (candles) is strictly prohibited.
 
Crew Mess
All meals are served in the crew mess. Some ships have more than two messes. Once onboard, you will be informed as to which messes you have access to follow the rules of the mess and always help to keep them clean. From time to time, the meal hours may be changed to fit the sailing plan, but you will be notified of this
in advance.

Hospital
The ship's hospital is headed by experienced doctors and qualified nurses. In case of illness, unless there is an emergency, the hospital should be contacted during office hours. If you have to visit the doctor, you must notify your superior and it will be arranged. Absence from work because of illness is only accepted if confirmed by a report from the ship's doctor. You must always advise your superior of any restriction or limitation the doctor placed on your ability to work. Failure to do so is a violation of the ship's rules.

Crew Gym
The crew gym is available to all crewmerribers and can be used at posted hours. It is recommended to keep the gym clean and no food or beverage consumed there.

Crew Dayrooms
These dayroorns are used for meeting fellow crewmembers. You are required to keep these dayrooms tidy and neat.

Crew Shop
The ship's crew shop is managed by the crew welfare. In the crew shop, you can buy toiletries, mineral water, cigarettes, chocolate, and other necessities. The crew shop is open at specified hours when the ship is at sea. All sales are in cash.

Crew Bar
The ship's crew bar is run by the crew welfare. Operating hours has to be respected. All sales are strictly cash. You are not permitted to become inebriated or intoxicated while onboard ship. You are not allowed to drink while on duty. Violation of either of this rule in ground for dismissal.
 
Laundry
Crew uniforms and work clothes will be cleaned free of charge except for crew working in department under concession. Please follow the instruction for delivery and return of laundry. Do not hand in all your uniform at once for cleaning as this might cause delay since the laundry has a limited capacity. There are laundry machines and dryers free of charge in crew areas.

Crew Welfare Corninittee
Normally, a Cruise Line takes great pride in the Crew Welfare onboard the ship. The crew of each ship elects a Welfare Committee to take care of various arrangements such as sporting events, social events, and management of Crew Bar. All profits are re-invested in the welfare of the crew according to the Welfare Committee's decisions. Welfare activities depend entirely upon the interest and co¬operation of each crewmember. Each department elects one representative to attend all Welfare meetings. With the whole-hearted participation of everyone onboard, almost any need and interest can be covered through the Welfare Committee. If you have any ideas or suggestionSj contact the Crew Welfare Committee.

Notice Boards
On the notice boards, you will find FIRE & LIFEBOAT DRILL information and practical information about customs lists, advance payment, and crew welfare arrangement. Make it a habit of looking at the notice board every day.

Mail
Mail to the crew is distributed through each department of the ship. Your supervisor will advise you how mail is distributed in your department Mail addressed to you should be addressed as follows:
Name
Department where you work
Name of ship
Address as advised by crew purser

Telephone and Fax Services
Private calls, telegrams and fax messages are directed through the ship's Radio Station. Private calls and faxed messages for crewmembers will be accepted whenever traffic allows and at the opening hours specified by the Radio Station, Misuse of telephone arid fax service is grounds for discipline and in serious cases affecting dismissal.
 
Wages
Wages are paid monthly in US. dollar currency. Cash advance are given once a month, for no more than half of your salary. Information about payment of wages is available at the purser office.

Visits
In special cases, if allowed by authorities, permission may be granted to visitors onboard. An application should be submitted trough the head of your department Visitors are allowed the same access to public areas as that of crewmember. At no time should the visitors take up space that would normally be used by passengers. The crewmember is responsible for the conduct of his / her visitor (s). From time to time, usually the Cruise Line offers a special rate for friends and family. This offer has certain restriction. Please consult your supervisor for more information.

Going Ashore
Take care to follow the instruction given when going ashore. Do not forget to bring your crew pass and 1-95 document. Bring with you a note with the location of the ship and the telephone/address of the ship's agent.
Uniform must not be worn during shore leave. Do not block the gangway area, and always let the passengers go ashore first. Passengers have priority at all times!
You should report back onboard at the advised time.
To be left behind is a serious matter that may involve dismissal and considerable expenses. Should you be left behind, notify the ship's agent immediately

Struktur Organisasi Kapal Pesiar

Main responsibilities
Captain     :    The Master of the ship. This person is the highest authority on board.
Satff Captain     :    Reports to the Captain and is second in command ;
Chief Engineer    :    In charge of all technical aspects of the ship, including engines, electrical and air conditioning, plumbing and general maintenance. Reports to the Captain.
Hotel Director     :     In charge of all the hotel services provided on board Reports to the Captain.


STRUKTUR ORGANISASI GALLEY / DAPUR DI KAPAL PESIAR



STRUKTUR ORGANISASI KAPAL PESIAR



STRUKTUR ORGANISASI DINING ROOM KAPAL PESIAR

APA BILA ADA PERTANYAAN MENGENAI JOB DESC DARI SALAH SATU JABATAN DI ATAS SILAKAN KIRIM PERTANYAANNYA KE EMAIL
Terima Kasih