Jumat, April 30, 2010

NILAI KRB FBIIA SEMESTER 2 2009/2010

No NIM NAMA MAHASISWA UGAS UTS UAS RATA
1 20091212001
Adi Putra, Anak Agung Gede Agung
0 0 0 0
2 20091212002 Adi Wirastrawan, I Komang 0 0 0 0
3 20091212003
Adi Yudha Permana
74.5 92 77.5 76.55
4 20091212004
Agus Ariyanto
78.75 90.5 95 81.55
5 20091212005
Agus Herlingga Prayoga
74.5 75.5 77.5 74.9
6 20091212006
Ardi Wiguna, I Wayan
74.5 82 77.5 75.55
7 20091212007 Arnitayeni, Ni Komang 77 85 95 79.6
8 20091212008
Artayasa, I Wayan
75 96.5 85 78.15
9 20091212009 Ayu Linggawati, Ni Made 77.25 89 80 78.7
10 20091212010 Ayu Suyatmi, Ni Putu 77 67 70 75.3
11 20091212011 Coressy Yoga Pratama, Nyoman 0 0 0 0
12 20091212012
Endrayana, I Kadek
77 79 82 77.7
13 20091212013 Frengki Ariawan, Kadek 77 84.5 80 78.05
14 20091212014
Gusnaedi Putra, Ngakan Made
80 78 82.5 80.05
15 20091212015 Joni Paranata, I Nyoman 73.33 83 90 75.97
16 20091212016
Juli Anggreni, Ni Luh Putu
0 0 0 0
17 20091212017
Juniantara, I Nyoman
65 87.5 77.5 68.5
18 20091212018 Kuswiniati, Ni Luh 78.75 96 90 81.6
19 20091212019 Lita Dewi, Ni Luh 65 0 0 52
20 20091212020 Mahendri Ratna Sari, Agung Ayu 78.25 91 90 80.7
21
20091212021
Mohammad Irwan Setyobudi 78.25 90 80 79.6
22 20091212022 Nanik Arista Dewi, Ni Putu 78.5 93.5 80 80.15
23 20091212023 Novita Gunawan 81.25 99 95 84.4
24 20091212024 Nuriati, Ni Ketut 78.75 84.5 80 79.45
25 20091212025
Parna Adnyana, I Putu
78 86.5 90 80.05
26 20091212026 Pera Krisna Dewi, Ni Putu 80.5 99 90 83.3
27 20091212027 Pikawati, Ni Wayan 78.75 88.5 95 81.35

Bobot Tugas 80%, UTS 10%, UAS 10%
keterangan
80 - 100 A
70 - 79 B
57 - 69 C
45 - 56 D
0 - 44 E

Selasa, April 27, 2010

Ujian Nasional

Saat ini sedang asik-asiknya masyarakat mengamati tentang ujian nasional. Tentu saja, karena ujian nasional sangat menentukan masa depan siswa. Jika lulus, tentunya segera menghadapi tantangan yang baru lagi, kalau tidak lulus yaa harus berkutat lagi supaya lulus. Tidak kalah serunya pada tanggal 26 April 2010 pengumuman ujian nasional sudah diumumkan. Hasil cukup menggembirakan, ternyata di Bali masih menempati peringkat tertinggi kelulusan (89,70%), meskipun mengalami penurunan angka kelulusan dari tahun tahun sebelumnya.

Kalau kita jeli, sebenarnya moment pengumuman ujian nasional ini dapat dikemas sebagai atraksi wisata, yang mampu menarik wisatawan untuk datang ke Bali. Kenapa demikian? karena pada saat pengumuman ujian nasional, khususnya di Bali, seluruh siswa menggunakan pakaian adat Bali...(ada sisi uniknya), kemudian ada unsur emosi (lulus ataukah tidak lulus). Paket wisata ini tentunya harus diseleksi lokasinya, pilihlah sekolah-sekolah yang keamanannya terjamin dan sekolah tersebut memiliki unsur sapta pesona. Yang paling penting adalah kegiatan promosi jauh-jauh hari sebelumnya.

Kembali ke Ujian Nasional, sebenarnya belum semua sekolah dapat melaksanakan ujian nasional, karena tidak semua sekolah memiliki standar yang sama. Bagaimana dengan sekolah-sekolah yang ada di pelosok terpencil? (papua, flores, sumba dan daerah kepulauan)..Benar kata Pak SBY, kalau ujian nasional perlu ditinjau ulang. Meskipun maksudnya baik, antara lain untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tapi pemerintah mestinya juga tidak menutup mata terhadap fenomena-fenomena yang terjadi di daerah terpencil tadi.

Sabtu, April 17, 2010

Air Kehidupan

Teringat ketika era 80an, dikampung saya di desa Mendek, Wanagiri Kauh, Selemadeg, Tabanan. Waktu itu kakek, nenek dan orang tua saya termasuk saya sangat senang mandi di sungai. Wajar saja, karena di jaman itu belum ada PAM, belum ada pemandian umum, kamar mandi pribadi saja masih belum punya.Kami sekeluarga sangat menikmati mandi di sungai. Masih teringat, air sungai yang bening, bersih bebas dari pencemaran. Waktu itu, jika mandi di sungai (Tukad Yeh Le dan Tukad Yeh Otan) bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Bahkan airnya bisa diminum, menyegarkan.

Seiring berkembangnya jaman, ketika pemerintah menggalakkan program wc masuk desa, PAM, Listrik seiring itu pula penduduk desa termasuk kami sekeluarga mulai enggan untuk mandi ke sungai. Bahkan kalau mandi ke sungai terkesan 'ndeso'. Akibatnya kondisi ini dimanfaatkan oleh peternak babi untuk membuang limbahnya ke sungai. Hal ini menambah keengganan untuk mandi ke sungai lagi.

Entah sekian lama berlalu, mulai era milenium air sungai sudah mulai dangkal, kotor dan bau. Sudah hampir tidak ada orang yang mau mandi kesungai. Paling-paling sekelompok anak muda yang mencuci sepeda motornya.Air sungai sudah agak berbau. Jangankan melihat nyalian, mujair, kakap seperti waktu dulu.Melihat ikan kepala timah pun sudah sangat sulit.

Siapa yang salah kalau sudah begini? ketika kita sadar kita sudah kehilangan sesuatu yang sangat berharga yang kita miliki. Kebiasaan kita hanya mencari kambing hitam, menuding sesorang atau sekelompok orang untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang terjadi...

Sekarang ini, kalau rindu mandi di sungai, kami sekeluarga memilih Tirta Empul untuk mandi. Sekalian melukat (= ngeruwat). Sayangnya juga, sekarang Tirta Empul dikelola seperti kolam renang, semuanya serba bayar (emang sudah jamannya kali). Yah begitulah adanya. Ada kerinudan untuk membuat semua sungai di Bali menjadi sebening Tirta Empul. Mungkinkah???...

Para pakar banyak memberikan ide-ide dan gagasan untuk mengembalikan Bali kembali sepertu dulu yang belum tercemar. Tapi sepertinya gagasan tinggal gagasan. Ambil contoh nyata saja, Tukad Badung sekarang ini, masih banyak sampah plastik berserakan. Padahal pemerintah sudah berusaha keras untuk membersihkan Tukad Badung.



Kenapa kita tidak mampu menjaga lingkungan kita seperti halnya negara-negara eropa, australia, amerika serikat, singapura, jepang ? Mereka mampu mengelola lingkungan sungainya dengan baik menjadi objek wisata, misalnya Boat Quay dan Clarke Quay di Singapore, di tepi sungai dibangun restaurant yang sangat romatis, menjadi objek wisata yang mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya...

Padahal mereka tidak mengenal konsep Tri Hita Karana...
Mungkin mereka tidak banyak berteori, berkhayal, tapi langsung action menjaga lingkungannya..
Mudah-mudahan kita bisa dan Mampu menjaga lingkungan kita, demi masa depan anak cucu kita yang lebih cerah

Keberagaman dalam Hindu Bali


Bali di kenal dengan sebutan "Seribu Pura", memang betul karena Tuhannya orang Bali bisa dekat dan bisa pula jauh. Dikatakan bisa jauh, karena pada awalnya pemujaan berpusat pada Gunung Himalaya tempat berstananya SIWA personifikasi Tuhan Yang Maha Esa. Karena terlampau jauh, Gunung Himalaya didekatkan lagi ke Gunung Semeru, karena masih terasa jauh, umat Hindu di Bali mendekatkannya lagi kepada Gunung Agung yang tercermin dengan adanya Pura Besakih (Mother of temple) dimana di pura tersebut terdapat Pura Pedarman yang terdiri dari berbagai sekte/klan yang ada di Bali. Masih terasa jauh, didekatkan lagi dengan Pura Kawitan, Pura Kayangan Tiga di desa pekraman masing masing, sampai Sanggah Kemulan Taksu (Konsep Rong Tiga) di rumah masing-masing. Masih terasa jauh, maka disetiap kamar terdapat 'Pelangkiran' tempat memuja Tuhan, masih terasa jauh, orang Bali menemukan Tuhan di hatinya masing-masing.

Inilah keunikan dan kelebihan Hindu Bali yang fleksible dalam menyikapi perubahan. Filsafat orang Bali yang paling sering : "De ngaden awak bisa, depang anake ngadanin" merupakan cerminan sikap rendah hati yang tidak suka mengagung-agungkan kehebatan diri. Bairlah orang lain yang menilai.
Tidak heran sampai saat ini, Bali dijadikan tumpuan harapan bagi kaum urban untuk mencari sesuap nasi. Berbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan saat ini di Bali, namun Bali tetap aman walau sudah pernah jadi korna Bom para kaum fanatis radikal. Orang Bali tetap tersenyum dan introspeksi diri, mungkin ada kesalahan yangdibuat dimasa lampau yang harus ditebus sekarang ini.

Kembali ke Pura dimana disetiap pura terdapat bangunan yang disebut Padma Sana, merupakan simbol dari Lingga dan Yoni yang mencerminkan penciptaan. Lingga dan Yoni dapat disimbolkan sebagai laki-laki (Lingga) dan perempuan (Yoni). Didirikan dibagian Timur Laut di setiap bangunan bali sebagai pemujaan tehadap Sang Hyang Surya. Pemujaan di Bali dilakukan setiap hari setiap saat. Pemujaan disini lebih luas artinya dari pada sembahyang, dimana pemujaan juga berarti mengingat nama Tuhan. Oleh karenanya banyak cara yang dilakukan umat Hindu Bali untuk mengingat Tuhan. Dapat dilakukan dengan Bhakti, Karma (perbuatan), Jnana (pengetahuan) dan banyaka cara lainnya.

Untuk dapat mengetahui lebih banyak filosofi, makna dari agama Hindu Bali dapat mengklik situs ini http://bali.stitidharma.org. Dengan mengetahui cara orang berfikir, latar belakang dan masalah yang dihadapi, diharapkan seseorang menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan. Semoga tidak ada lagi kerusuhan yang diakibatkan masalah agama, suku dan aliran kepercayaan, karena kita hidup di bumu yang sama, dibawah matahari, bulan dan bintang yang sama. Kita semua bersaudara, aku adalah kamu kamu adalah aku.

Jumat, April 16, 2010

NO PAIN NO GAIN!

Inilah pekerjaanku sehari hari, mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui tulisan, ide, dan imajinasi berdasarkan teori-teori perhotelan dan pariwisata serta pengalaman bekerja di hotel dan kapal pesiar.

Memang,tampaknya beberapa akademisi masih memicingkan mata terhadap ilmu perhotelan dan ilmu pariwisata, karena dianggap ilmu yang belum mandiri. Tidak mengapa, karena orientasi kami bukanlah melulu teori, melainkan menciptakan sumber daya manusia yang siap bekerja dan bersaing global dalam industri hospitaliti khususnya kapal pesiar dan hotel.

Apalah ilmu tanpa di praktekan? Apalah artinya menguasai banyak teori, tetapi hidup tidak sejahtera?...

Memilih jurusan pariwisata dan perhotelan adalah sebuah keputusan tepat. Sebuah investasi masa depan yang sangat tepat. Mengapa?...
Rata-rata standar gaji di hotel dan kapal pesiar = US $ 1000,-
hmmmm......untuk modal kuliah, ambil saja diploma dua, biaya yang habis kira kira 25 jutaan. Kalau berangkat ke kapal dapet gaji US $ 1500,- per bulan..lumayan...

Memang untuk berangkat ke kapal pesiar atau bekerja di hotel luar negeri tidak semudah membalik telapak tangan..perlu kesabaran, pengorbanan dan kerja keras...
dari pada korupsi uang rakyat, lebih baik berangkat jadi tkw ke luar negeri..realistis saja...

Semoga adik-adik mahasiswa mengikuti jejak saya menjadi sailorman, menimba pengalaman diluar negeri, meskipun jadi jongos, kita belajar untuk bekerja keras, disiplin...dan yang terpenting uang yang kita peroleh itu halal...halal..halal...dari tetesan keringat, air mata bahkan darah...begitulah sesungguhnya hidup, untuk menikmati 'kenikmatan' hidup harus mengorbankan sesuatu...

Nothing come easily....no pain no gain

Rabu, April 14, 2010

Sejarah, Visi, Misi STIPAR Triatma Jaya


Sekolah Tinggi Pariwisata Triatma Jaya bernaung di bawah Yayasan Triatma Surya Jaya yang mendapatkan perubahan status pada tanggal, 14 Juli 2008 dari sebelumnya Akademi Pariwisata Triatma Jaya, berdiri pada Tanggal 2 Mei 1998, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan memperoleh status terdaftar Mendikbud No. 56/D/O/1998, tanggal 30 Juli 1998, berlokasi di Tegal Jaya, Dalung, Badung, Bali telah terakreditasi dengan nilai B. Selama kurun waktu 12 tahun, STIPAR Triatma Jaya menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan secara fisik maupun organisasi. Secara fisik, sampai saat ini STIPAR Triatma Jaya telah memiliki 11 ruang kelas teori 1 Dapur dan 1 Restoran praktek, 1 lab kantor depan, 1 lab komputer, 1 lab bahasa, 3 lab kamar dan 1 lab laundry. Kampus yang relatif cukup luas dan megah terdiri dari gedung perkantoran, perkuliahan, laboratorium dan unit-unit pendukung. Secara organisasi, STIPAR Triatma Jaya cukup berkembang untuk ukuran Sekolah Tinggi, yaitu memiliki jenjang Diploma Dua (DII) Program Studi Perhotelan dengan konsentrasi Food and Beverage (F & B) dan Akomodasi (AM), sedangkan untuk jenjang Diploma Tiga (DIII), STIPAR Triatma Jaya memiliki dua program studi yaitu Program Studi Perhotelan konsentrasi Manajemen Perhotelan (MP) dan Food and Beverage (F&B), serta Program Studi Kepariwisataan konsentrasi Usaha Perjalanan Wisata (UPW). Dan sejak dikeluarkannya ijin perubahan status menjadi Sekolah Tinggi. STIPAR Triatma Jaya mengelola jenjang Diploma Empat (DIV) Program Studi Perhotelan dengan konsentrasi Manajemen Bisnis Hospitality (MBH) dan Manajemen Akomodasi dan Katering (MAK),Kedua program studi untuk jenjang DII, DIII dan DIV tersebut berada di bawah naungan Kopertis Wilayah VIII Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dikti Diknas). STIPAR Triatma Jaya juga dilengkapi dengan unit-unit pendukung. Staf tetap saat ini berjumlah 32 orang, terdiri dari. 21 staf akademik dan 11 staf non akademik. Sejak diluncurkannya paradigma baru Dikti dan Pogram Hibah Kompetisi (PHK) yang dapat diikuti oleh PTS, hingga saat ini STIPAR Triatma Jaya sudah pernah berpartisipasi mengikuti PHK-I pada tahun 2008, saat itu baru lolos pada proposal awal dan gagal pada proposal lengkap.

Dibalik perkembangan yang cukup pesat tersebut, masih terdapat kekurangan dan kelemahan, misalnya adanya penurunan jumlah mahasiswa, lulusan yang belum terserap pasar tenaga kerja secara memuaskan, data dan informasi dari program studi/unit yang belum terintegrasi, Tridharma Perguruan Tinggi yang belum terlaksana dengan baik, khususnya dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat. Kekurangan dan kelemahan tersebut sangat disadari oleh segenap civitas akademika STIPAR Triatma Jaya yang kemudian berusaha melakukan upaya pemecahannya. Kondisi tersebut juga telah mendorong seluruh civitas akademika STIPAR Triatma Jaya untuk berkomitmen maju bersama, sehingga akan memantapkan STIPAR Triatma Jaya dalam melangkah untuk mencapai tujuannya.


Sebagai antisipasi perubahan masa depan, maka dapat ditetapkan

Visi STIPAR Triatma Jaya , yaitu:
“Sebagai Sekolah Tinggi Pariwisata yang handal, inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar, otonom dan akuntabel dalam penyelenggaraan Tri Dharma Pendidikan Tinggi di bidang Pariwisata serta terakreditasi secara nasional.”

Misi STIPAR Triatma Jaya adalah:

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang kepariwisataan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, profesional, dan bermoral untuk diterapkan dan dikembangkan pada profesinya,
  2. Menjadi pusat pengembangan kepariwisataan melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang berakar pada kepentingan kemanusiaan, keadilan dan kebenaran,
  3. Mengembangkan kelembagaan yang modern yang berorientasi pada mutu, relevansi, pemerataan, dan profesionalisme dengan menerapkan model manajemen yang berciri otonom, transparan, akuntabilitas, efesien, berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja.
Sesuai dengan visi dan misi STIPAR Triatma Jaya, maka dapat dirumuskan tujuan STIPAR Triatma Jaya sebagai berikut:
  1. Mengembangkan program pendidikan perhotelan dan usaha perjalanan wisata untuk menjawab kebutuhan pasar kerja baik swasta maupun pemerintah pada tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional,
  2. Mengembangkan penelitian khususnya di bidang kepariwisataan sehingga STIPAR Triatma Jaya dapat menjadi pusat informasi kepariwisataan,
  3. Menjadi public service institution dalam peran sebagai pelopor pembaharuan, konsultan dan advokator untuk memberdayakan masyarakat,
  4. Mengembangkan manajemen pendidikan tinggi pada level yang profesional berdasarkan prinsip kualitas, otonomi, transparansi, dan akuntabilitas,
  5. Menjadikan STIPAR Triatma Jaya sebagai komunitas ilmiah dengan iklim yang memberikan kemungkinan bagi pengembangan kehidupan akademis yang dinamis dan sehat dengan menjunjung tinggi etika akademik,
  6. Mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan termasuk tehnologi informasi pendidikan,
  7. Mengembangkan kegiatan intra dan ekstra kurikuler guna membentuk mahasiswa yang memiliki kepribadian ilmah, ketrampilan dan kemandiriannya. Termasuk di sini berusaha meningkatkan student support service yang lebih memadai dan memberdayakan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dan membekali mahasiswa untuk mandiri sebagai entrepteneur,
  8. Membangun jaringan kerjasama akademik secara internal dan eksternal dalam lingkup pendidikan tinggi, daerah, nasional, dan internasional.

Selasa, April 13, 2010

Keistimewaan nowGoogle.com sebagai Multiple Search Engine yang Populer


Kabar gembira bagi pengguna internet (netter): saat ini muncul nowGoogle.com sebagai mesin pencari (search engine) yang sangat berguna untuk mencari berbagai macam informasi yang dibutuhkan dalam berbagai bidang kehidupan. Sebagai contoh untuk para pemerhati pariwisata dapat dengan mudah mencari jurnal pariwisata, statistik pariwisata, isu-isu lingkungan dan keseluruhan informasi yang terkait dengan pariwisata melalui nowGoogle.com. Keseluruhan data dan informasi tersebut dapat lebih mudah dan cepat diperoleh melalui search engine nowGoogle.com. nowGoogle.Com is Multiple Search engine allows you to search same keyword in multiple sites on single window you don't need to open all sites just using tabs you can search ... yang memiliki makna efektifitas dan efisiensi dalam mencari informasi, yakni cukup dengan satu jendela maka dapat menggali berbagai informasi melalui beragam search engine. Sebagai contoh, pada saat mencari informasi mengenai Tri Hita Karana, dengan mudah dapat diperoleh informasi mengenai Tri Hita Karana dari berbagai macam search engine, seperti google, altavista, yahoo,lycos,clusty, ask, all the web,AOL,dogpile. Ada banyak search engine di internet, dan sekarang nowGoogle.com merangkumnya menjadi satu dengan keistimewaan, seperti :
  1. nowGoogle.com bisa memilih beberapa hasil pencarian dalam bentuk web-search, books, downloads, blogs, images, jobs, lyrics, music, social bookmarks, images dan video.
  2. Tampilan nowGoogle.com yang informatif dan sederhana, tentunya digemari pengunjung karena lebih mudah dan cepat dalam pencarian data dan informasi.
  3. nowGoogle.com merupakan kumpulan search engine populer menjamin efisiensi dan efektifitas pencarian data dan informasi.
Dari tiga keistimewaan yang telah diidentifikasi, tentunya dimasa depan nanti diharapkan nowGoogle menjadi multiple search engine yang populer. Namun demikian karena nowGoogle merupakan produk baru, hendaknya memperhatikan kepuasan penggunanya. Konsep kepuasan disini sangat penting, karena tanpa adanya kepuasan pengguna tidak mungkin terjadi repeat visitor, jika tidak ada repeat visitor, maka tidak ada repeat bussiness. Tentunya hal ini sudah dipikirkan oleh pemasar nowGoogle yang pastinya telah melakukan riset pemasaran sebelumnya. Sebagai contoh, penulis dalam mencari beberapa kata kunci yang digunakan dalam pariwisata seperti : hotel, akomodasi, restaurant, american service, mirepoix, bouquet garni, merasa puas karena dengan mudah dan cepat hal-hal mengenai kata kunci tersebut dapat dicari melalui nowGoogle.

Demikian pula dari sisi kualitas pelayanan, dimana nowGoogle merupakan perusahaan jasa diharapkan mampu memberikan aspek tangibelity, assurance, emphaty, responsive, dan reliable kepada seluruh konsumen/penggunanya. Ada beberapa kendala dalam mewujudkan
nowGoogle menjadi multiple search engine yang populer (i) sampai saat ini nowGoogle belum memiliki tools agar tampil sebagai mesin pencari utama ketika pengguna membuka internet. Sungguh beda dengan Google dan Yahoo yang begitu gencar mempromosikan produknya kepada pengguna. (ii) masih ada kebingungan bagi pengguna mengenai nowGoogle, apakah merupakan anak produk dari Google ataukah sebuah produk baru yang independen. Jika nowGoogle merupakan sebuah produk baru dari perusahaan yang berbeda mengapa menggunakan nama nowGoogle? hal ini dapat membingungkan pengguna internet, khususnya yang masih awam. Usaha nowGoogle mengadakan Kontes Seo, nowGoogle SEO Challenge ditanggapi sangat baik bagi pengguna internet karena akan memacu keingintahuan mengenai nowGoogle mulai dari visi, misi, rencana strategis, program jangka panjang nowGoogle serta komitmen nowGoogle dalam melaksanakan Customer Relationship Management untuk mewujudkan Corporate Social Responsibility. Penulis sendiri belum mampu menggali lebih jauh mengenai hal tersebut diatas meskipun sudah mencoba mencarinya diberbagai mesin pencari. Mewujudkan "nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Populer" membutuhkan pembuktian pembuktian yang mampu memuaskan seluruh penggunanya. Paling tidak saat ini telah lahir sebuah produk baru yang mampu merangkum berbagai macam search engine dalam satu wadah nowGoogle. Semoga nowGoogle mampu mengembangkan sayapnya meraih hati para netter, dimana satu saat nanti seluruh pengguna internet begitu membuka laptop atau PCnya langsung muncul nowGoogle sebagai the first search engine, bukan search engine lainnya
.

Id Kombes >>http://kombes.com/madebayu

Link terkait
http://wmacfamous.com/nowgoogle-com-adalah-multiple-search-engine-popular.html
http://away.web.id/kelebihan-nowgoogle.com-search-engine-popular/
http://id.nowgoogle.com/event/