Jumat, Januari 21, 2011

Sejarah Pariwisata Dunia



Perkembangan pariwisata dunia secara umum dibagi menjadi 3 tahap yaitu ; Jaman pra sejarah ( pre history), jaman sejarah dan jaman setelah sejarah ( post history )

  1. Adanya perjalanan pertama kali dilakukan oleh bangsa – bangsa primitif dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan untuk kelangsunga hidup.
  2. Tahun 400 sebelum masehi mulai dianggap modern karena sudah mulai ada muhibah oleh bangsa Sumeria dimana saat itu juga mulai ditemukan huruf, roda, dan fungsi uang dalam perdangangan.
  3. Muhibah wisata pertama kali dilakukan oleh bangsa Phoenesia dan Polynesia untuk tujuan perdanganan.
  4. Kemudian Muhibah wisata untuk bersenang – senang pertama kali dilakukan oleh Bangsa Romawi pada abad I sampai abad V umumnya tujuan mereka bukan untuk kegiatan rekreasi seperti pengertian wisata dewasa ini, tetapi kegiatan mereka lebih ditujukan untuk menambah pengetahuan cara hidup, sistem politik, dan ekonomi.
  5. Tahun 1760 – 1850 terjadinya revolusi industri mengakibatkan perubahan dalam kehidupan masyarakat antara lain :
  6. Dalam struktur masyarakat dan ekonomi Eropa terjadi pertambahan penduduk, urbanisasi, timbulnya usaha – usaha yang berkaitan dengan pariwisata di kota – kota industri, lapangan kerja meluas ke bidang industri, pergeseran penanaman modal dari sektor pertanian ke usaha perantara seperti Bank, termasuk perdangan Internasional, Hal – hal inilah yang menciptakan pasar wisata:
  • Meningkatnya tehnologi transportasi/sarana angkutan
  • Munculnya Agen Perjalanan.
  • Biro Perjalanan pertama kali di dunia adalah Thomas Cook & Son Ltd. Tahun 1840 (Inggris) & American Express Company Tahun 1841 (Amerika Serikat)
  • Bangkitnya Industri Perhotelan.
  • Perkembangan sistem transportasi juga mendorong munculnya akomodasi hotel baik di stasiun – stasiun kereta api maupun di daerah tujuan wisata. Disamping akomodasi, banyak pula restoran dan bar atau sejenisnya seperti kedai kopi dan teh yang timbul akibat urbanisasi.
  • Munculnya literatur – literatur mengenai usaha kepariwisataan, antara lain : “Guide du Hotels to france ‘ oleh Michelui ( 1900), “ Guide to Hotels “ oleh Automobile Association (1901)
  • Berkembangnya daerah – daerah wisata di negara Mesir, Italia, Yunani, dan Amerika. Perjalanan tersebut diatur dan dikoordinasikan oleh Thomas Cook & Son Ltd. Pada sekitar permulaan abad ke 19 yaitu tahun 1861.
Pariwisata dalam Dunia Modern

Yang dimaksud dengan dunia modern adalah sesudah tahun 1919. Hal ini ditandai dengan pemakaian angkutan mobil untuk kepentingan perjalanan pribadi sesudah perang dunia I (1914 – 1918). Perang Dunia ini memberi pengalaman kepada orang untuk mengenal negara lain sehingga membangkitkan minat berwisata ke negara – negara lain. Sehingga dengan adanya kesempatan berwisata ke negara lain maka berkembang pula arti pariwisata Internasional sebagai salah satu alat untuk mencapai perdamaian dunia , dan berkembangnya penggunaan sarana angkutan dari penggunaan mobil pribadi ke penggunaan pesawat terbang berkecepatan suara. Pada thaun 1914 Perusahaan Kereta Api di Inggris mengalami keruntuhan dalam keuangan sehingga diambillah kebijaksanaan :
  • kereta api yang bermesin uap diganti menjadi mesin diesel dan mesin bertenaga listrik .
  • Pengurangan jalur kererta api yang kurang menguntungkan
  • Pada masa ini pula timbul sarana angkutan bertehnologi tinggi seperti mobil, pesawat sebagai sarana transportasi wisata yang lebih nyaman dan dan lebih cepat
Perkembangan Sarana Angkutan di Abad XX

Pada abad ini perkembangan pariwisata banyak dipengaruhi oleh perkembangan saran angkutan :
  1. Motorisasi yaitu sarana angkutan yang berkekuatan motor tenaga listrik sebagai pengganti mesin bertenaga uap. Akibat dari motorisasi ini adalah : galaknya wisata domestik, tumbuhnya penginapan – penginapan di sepanjang jalan raya, munculnya pengusaha – pengusaha bus wisata ( coach) tahun 1920, dan munculnya undang – undang lalu – lintas di Inggris tahu 1924 – 1930.
  2. Pesawat udara, Sebelum perang dunia II pesawat udara dipakai hanya untuk kepentingan komersial seperti pengangkutan surat – surat pos, paket- paket, dan lain – lain tetapi sejak tahun 1963 mulai diperkenalkan paket perjalanan wisata dengan menggunkan pesawat terbang seperti pesawat supersonik dan concorde dimana poerjalanan dapat ditempuh dengan nyaman dan waktu yang relatif singkat.
  3. Timbulnya Agen perjalanan, Agen perjalanan umum, dan Industri Akomodasi.Hal ini banyak disebabkan karena meningkatnya pendapatan per kapita penduduk terutama di negara – negara maju seperti : Eropa, Amerika, Jepang, dan negara lainnya, naiknya tingkat pendidikan masyarakat yang mempengaruhi rasa ingin tahu terhadap negara – negara luar.

Definisi Pariwisata dan Wisatawan



Kalau kita mendengar atau memikirkan tentang kata pariwisata, seringkali yang kita bayangkan hanyalah orang – orang yang mengunjungi suatu tempat dengan tujuan untuk melihat – lihat, mengunjungi teman atau saudara, dan berlibur untuk bersenang – senang yang mungkin menghabiskan waktunya untuk berbagai kegiatan seperti : olah raga, berjemar, jalan – jalan, tour, membaca, atau kegiatan yang paling sederhana untuk menikmati alam atau lingkungan sekitar. Atau jika kita berpikir lebih jauh lagi tentang pariwisata, yang terlintas dalam pikiran kita adalah orang – orang yang berpartisipasi dalam kegiatan – kegiatan tertentu seperti ; konvensi, konfrensi bisnis, atau kegiatan bisnis lain, study tour dengan seorang guide atau melakukan kegiatan penelitian.

Ada berbagai pendapat dalam mendefinisikan kata pariwisata tersebut, namun hal yang paling penting adalah kita harus memandang pariwisata secara menyeluruh berdasarkan skup ( cakupan) atau komponen yang terlibat dan mempengaruhi pariwisata antara lain :

  1. Wisatawan

Setiap wisatawan ingin mencari dan menemukan pengalaman fisik dan psikologis yang berbeda – beda antara satu wisatawan dengan wisatawan lainnya. Hal inilah yang membedakan wisatawan dalam memilih tujuan dan jenis kegiatan di daerah yang dikunjungi.

  1. Industri Penyedia Barang dan Jasa

Orang – orang bisnis atau investor melihat pariwisata sebagai suatu kesempatan untuk mendatangkan keuntungan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan wisatawan.

  1. Pemerintah Lokal.
  2. Masyarakat setempat

Masyarakat lokal biasanya melihat pariwisata dari faktor budaya dan pekerjaan karena hal yang tidak kalah pentingnya bagi masyarakat lokal adalah bagaimana pengaruh interaksi wisatawan dengan masyarakat lokal baik pengaruh yang menguntungkan maupun yang merugikan.

Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa pariwisata merupakan gabungan dari sejumlah fenomena yang muncul dari interaksi antara wisatawan, industri penyedia barang & jasa, pemerintah lokal, dan masyarakat setempat dalam sebuah proses untuk menarik dan melayani wisatawan.(Mc Intosh & Shashikant Gupta)

B. INDUSTRI PARIWISATA (TOURISM INDUSTRY)

Para ahli umumnya memberi salah satu batasan pengertian tentang industri, yaitu segala jenis uasaha yang bertujuan untuk menciptakan atau menghasilkan barang – barang atau jasa – jasa melalui suatu proses produksi.

PARIWISATA sebagai suatu usaha yang berbentuk dalam satu proses yang dapat menciptakan suatu nilai tambah terhadap barang dan jasa yang telah diproses seabagai produk, baik yang nyata (tangible product), maupun yang tidak nyataa (intangible product), berupa jasa pelayanan.

Dengan pengertian pariwisata tersebut maka dapat diuraikan unsur – unsur yang terdapat dalam kegiatan kepariwisataan ialah sekelompok orang yang melakukan kegiatan wisata dan menggunakan kemudahan – kemudahan yang dapat menunjnag kegiatan wisata tersebut. Adapun kegiatan wisata yang dapat dilakukan oleh sekelompok orang ialah kegiatan guna melakukan kenikmatan, kesenangan, keindahan alam semesta serta lingkungan yang lain dari keadaan, yang setiap hari dialami oleh sekelompok orang – orang yangs elanjutnya sekelompok orang itu disebut wisatawan.

Secara jelas dapat dilihat bahwa pariwisata bukanlah merupakan suatu industri seperti sama halnya industri barang jadi seperti mesin, perabot, dan lain – lain yang mempunyai pabrik dan yang menghasilkan barang – barang yang secara langsung dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai hasil produksinya. Sebenarnya pariwisata lebih tepat disebut sebagai suatu kegiatan, tetapi jika dilihat dari sudut ekonomi akktivitas tersebut menciptakan permintaan atau demand yang memerlukan pemasaran dari produk aktivitasnya. Produk yang diciptakan bagi kepariwisataan dihasilkan oleh perusahaan – perusahaan yang terpisah tetapi saling melengkapi. Produk tersebut berupa barang dan jasa – jasa (goods and services). Oleh karena itu kegiatan pariwisata lazim disebut dengan

Banyak pendapat tentang arti dan makna kepariwisataan, dan diantaranya kami ambilkan beberapa pakar dalam bidangnya yang membuat definisi masing – masing ditinjau dari persepsinya yangs esuai dengan bidang keilmuannya antara lain:

1. Prof. K.Kraft:

“Tourism is totally of thr relationship and phenomena of … from the travel and stay, doesn’t imply the establisment of… resident”

( kepariwisataan adalah keseluruhan hubungan dan fenomena yang timbul dari perjalanan dan tinggalnya manusia, yang bertujuan unuk membangun/menciptakan tempat tinggal tetap)

2. Mr. Herman V, Schulalard

“Tourism is the sum of operation, manly of an economic nature, which directly related to entry, stay and movement of foreigner inside certain country, city or region”

(Kepariwisataan adalah sejumlah kegiatan, terutama yang bersifat ekonomi yang secara langsung berkaitan dengan masuk, tinggal dan bergeraknya orang – orang asing dalam satu negara, kota atau wilayah)

3. Ketetapan MPRS No. I-II Tahun 1960 menyatakan:

“kepariwisataan dalam dunia modern pada hakekatnya adalah suatu cara untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam mememberi hiburan rohani dan jasmani setelah beberapa waktu bekerja serta mempunyai modal untuk melihat – lihat daerah atau kota lain (pariwsata dalam dan luar negeri)

4. Undang – Undang RI No. 9 tahun 1990 tentang kepariwisataan, adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata serta usaha – usaha yang terkait di bidang tersebut. Sedangkan pengertian usaha secara umum adalah suatu kegiatan yang bertujuan menyelenggarakan jasa – jasa pariwisata serta menyediakan atau mengusahakan objek dan daya tarik wisata, usaha sarana pariwisata, dan usaha lain yang terkait di bidang tersebut.

5. Robert E. Guyer – Freuler di dalam bukunya yang berjudul Handbuch des Schweizerischen Volkswirtschaft, merumuskan pariwisata ini sebagai berikut : “pariwisata adalah merupakan gejala jaman sekarang yang didasarkan atas kebutuhan akan kesehatan dan pergantian hawa, penilaian yang sadar dan menumbuh terhadap keindahan alam, kesenangan dan kenikmatan alam semesta, dan pada khusunya disebabkan oleh bertambahnya pergaulan berbagai bangsa dan kelas dalam masyarakat manusia sebagai hasil perkembangan perniagaan, industri dan perdagangan serta penyempurnaan alat – alat pengangkutan.”

Pariwisata juga merupakan gabungan antara kegiatan jasa atau industri penyedia pelayanan kepada wisatawan yang dapat memberi suatu pengalaman kepada wisatawan yaitu transportasi, akomodasi, jasa boga, pusat perbelanjaan, hiburan, fasilitas penunjang dan jasa lainnya. Yang disediakan bagi mereka yang bepergian jauh dari rumah

B. WISATAWAN (PENGUNJUNG)

Berdasarkan definisi yang dikeluarkan oleh The Committee of Statistical Experts of the league of Nations tahun 1937 bahwa

- Wisatawan : orang yang mengunjungi suatu negara selain negara dimana dia tinggal

- Yang berikut ini adalah orang yang biasa dianggap sebagai wisatawan :

a. orang – orang yang bepergian untuk tujuan bersenang – senang, alasan keluarga, untuk tujuan kesehatan, dan lain – lain.

b. Orang – orang yang bepergian untuk mengadakan pertemuan atau mewakili kedudukan sebagai diplomat, misi keagamaan, orang – orang yang bepergian dengan alasan dagang.

c. Orang – orang yang singgah dalam pelayaran lautnya, sekalipun tinggal kurang dari 24 jam.

Berdasarkan pendapat F.W. Ogilvie tentang pariwisata, wisatawan adalah “semua orang yang memenuhi syarat yaitu pertama bahwa mereka meninggalkan rumah kediaman mereka untuk jangka waktu kurang dari satu tahun, kedua bahwa sementara mereka bepergian mereka mngeluarkan uang di tempat yang mereka kunjungi tanpa dengan maksud mencari nafkah di tempat tersebut.”

Batasan ini diberi variasi oleh A.J. Norwal yang mengatakan bahwa wisataan adalah seseorang yang memasuki wilayah negeri asing dengan maksud tujuan apapun asal bukan untuk tinggal permanen atau untuk usaha – usaha yang teratur melintasi perbatasan, dan yang mengeluarkan uangnya di negri yang dikunjungi, uang mana diperolehnya bukan di negri tersebut melainkan di negri lain.

Batasan ini mencakup : Tourist dan Exursionist

1. Tourist ( Wisatawan)

Yaitu pengunjung sementara yang tinggal sekurang – kurangnya 24 jam di negara yang dikunjungi dengan tujuan sebagai berikut :

- rekreasi, berlibur, kesehatan, studi, agama, dan sport.

- Bussiness, family, friends, meeting, mission.

2. Exursionist ( Pelancong)

Ialah pengunjung sementar yang tinggal kurang dari 24 jam di negara yang dikunjungi misalnya : penumpang kapal pesiar dan penumpang transit.

Sabtu, November 06, 2010

GUNUNG MERAPI




Merapi (2.968 m) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali.Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak sekitar 27 km dari puncaknya, dan masih terdapat desa-desa di lerengnya sampai ketinggian 1700 m dan hanya 4 km jauhnya dari puncak. Gunung ini adalah salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes).

Di pulau Jawa, Gunung Merapi peringkat di antara gunung berapi yang paling aktif di Indonesia. Merapi adalah sebuah stratovolcano, terdiri dari lapisan lava mengeras, abu vulkanik dan batu dikeluarkan oleh letusan sebelumnya. Daerah sekitar Merapi yang padat penduduknya dan letusan letusan sebelumnya korban jiwa dan menghancurkan lahan pertanian.

Satelit IKONOS Space Imaging telah memperoleh gambar ini Gunung Merapi 11 Mei 2006. Dalam gambar ini, apa yang tampak seperti segumpal pucat memanjang dari atas ke overload awan letusan. Permukaan letusan bercerita tentang letusan masa lalu dengan sungai-sungai yang keras dari batu, membuat jalan berkelok-kelok di lereng curam. Meskipun wilayah bawah gunung Merapi padat bervegetasi, dan sekitar puncak bebas dari vegetasi akibat letusan berulang. Gunung berapi bergemuruh minggu serius merosot pada awal Mei, mengirimkan segumpal gas yang terik, batuan dan lereng abu vulkanik serta mengirim lagi awan panas 4 km gas ke langit.

Letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (5/11/2010) dini hari kemarin sangat dahsyat. Bahkan, letusan yang menewaskan 69 orang tersebut adalah yang paling dahsyat dalam 100 tahun terakhir. Bagaimana letusan Gunung Merapi tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya?

Menurut Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Dr Sukhyar, letusan Merapi yang berentetan sejak Rabu 3 November merupakan letusan terbesar selama 100 tahun terakhir. Letusan ini juga masuk kategori terbesar selama 30 tahun setelah Gunung Galunggung bererupsi. Merapi selama 100 tahun belum pernah ada letusan seperti ini. Ini merupakan letusan besar dalam kurun waktu 30 tahun. Terakhir letusan terbesar kedua setelah Galunggung pada tahun 1982," kata Dr Sukhyar di Yogyakarta, Jumat (5/11/2010) kemarin.

Dibanding pada 2006 lalu, letusan Gunung Merapi kali ini memang jauh lebih besar. Jika letusan Merapi 2006 lalu hanya membutuhkan waktu 7 menit untuk erupsi, letusan tahun ini hingga erupsi berkali-kali dengan waktu yang tak terhitung. Bahkan letusan Merapi tahun ini merupakan yang terbesar dalam kurun waktu 140 tahun terakhir.

Kalau letusan besar sebelumnya tahun 1870, berarti kali ini yang terbesar setelah 140 tahun. Karakteristik Merapi yang selama ini dikenal masyarakat adalah biasanya membentukan kubah lava setelah erupsi. Ketika kubah lava itu gugur akibat erupsi, selanjutnya maka terjadilah awan panas. Kita hampir melupakan kalau Gunung Merapi itu pernah eksplosif sekali. Dan sekarang ini letusannya eksplosif vertikal. Dengan ketinggian awan panasnya mencapai 7,5 km.

Semburan awan panas Merapi kali ini pun jauh lebih panjang dari sebelumnya. Daerah bahaya diperluas dari 10 km diperpanjang menjadi 15 km hingga akhirnya diperpanjang lagi menjadi 20 km. Hingga saat ini, total korban tewas lebih dari 100 orang, termasuk kuncen Gunung Merapi, Mbah Maridjan. Mbah Maridjan tewas saat Merapi mengeluarkan Erupsi pada 26 Oktober lalu.

Lebih dari 40 ribu pengungsi saat ini tersebar di beberapa kabupaten di Yogyakarta dan Jawa Tengah seperti Kabupaten Sleman, Klaten, Boyolali dan Magelang.Bahkan, untuk memantau langsung kondisi Merapi, Presiden SBY mulai hari ini ngantor di Yogyakarta sampai batas waktu yang belum ditentukan. SBY juga telah menetapkan bahwa bencana Letusan Merapi ini ditangani langsung oleh BNPB.


Jumat, Oktober 15, 2010

Community Based Tourism

Moebyarto (1993:26) ciri-ciri pokok pendekatan pembangunan kerakyatan antara lain:

1. Prakarsa dan proses pengambilan keputusan dalam rangka memenuhi Kebutuhan masyarakat secara bertahap harus diletakkan pada masyarakat sendiri.

2. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola dan memobilisasi sumber-sumber yang terdapat dalam masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka, menjadi fokus utama.

3. Mentoleransi variasi lokal dan oleh karenanya sifatnya sangat fleksibel menyesuikan dengan kondisi lokal.

4. Dalam rangka pembangunan, menekankan social learning yang di dalamnya terdapat interaksi dan komunitas mulai dari proses perencanaan sampai proses evaluasi proyek dengan mendasarkan diri pada saling belajar.

5. Proses pembentukan jaringan antara birokrat dengan LSM organisasi tradisional yang mandiri, merupakan bagian integral dari pendekatan ini, baik untuk meningkatkan kemampuan mereka menidentifikasikan dan mengelola berbagai sumber maupun dalam menjaga keseimbangan antara struktur vertikal dan horizontal.

Jumat, Oktober 01, 2010

Study Case : "Pengalaman Menginap di Hotel Bintang Satu, Pelayanan Bintang Lima"


BERIKUT INI ADALAH CONTOH PENGALAMAN WISATAWAN DALAM MENGINAP DI SEBUAH HOTEL. BACALAH DENGAN BAIK DAN IDENTIFIKASILAH KELEBIHAN, KEKURANGAN, PELUANG, ANCAMAN DARI HOTEL TERSEBUT!

KOTA dewata Bali selalu menjadi obyek wisata idaman. Hanya saja, saat kondisi uang pas-pasan, jalan-jalan tidak bisa dilakukan maksimal.

Bila gaya perjalanan Anda sebagai budget traveller, maka jangan bingung. Pasalnya, kini Tune Hotels.com jadi jawabannya. Selain memang tujuannya menekan biaya perjalanan serendah-rendahnya, juga ada pertimbangan kenapa harus tinggal di hotel mewah nan mahal karena sebagian besar waktu kita ada di luar hotel (jalan-jalan maksudnya).

Sendjaja Widjaja, CEO Tune Hotels.com Indonesia menjelaskan dalam pers rilisnya, "Para tamu kami sangat cerdik, mereka adalah wisatawan yang aktif yang lebih banyak berada di luar sepanjang harinya, apakah itu menikmati sarana hiburan atau melakukan bisnis di luar hotel. Mereka sangat senang dapat menghabiskan lebih sedikit uang karena mereka hanya menghabiskan beberapa jam di dalam kamarnya, meskipun tetap menginginkan tidur yang nyaman dan nyenyak di pengujung hari mereka. Konsep kami adalah agar tamu dapat mengeluarkan lebih sedikit uang untuk biaya hotel, dan memberikan kesempatan mengeluarkan lebih banyak agar lebih aktif pada jaringan bisnis lokal."

Tune Hotels.com dengan konsep terbatas mempersembahkan pengalaman Tidur Hotel Bintang-5 dengan Harga Bintang-1 Kini Hadir di Bali, Indonesia. Kini 2 Tune Hotels.com hadir di Bali, Indonesia setelah beroperasi terlebih dahuu di Malaysia.

Tune Hotels.com Kuta yang memiliki 139 kamar, dibuka tanggal 6 Nopember 2009, berlokasi di Jalan Kahyangan Suci (dari Jalan Pantai Kuta langsung masuk ke Jalan Kahyangan Suci), 6 menit berjalan kaki dari Pantai Kuta, berada di area pusat perbelanjaan dan area kuliner dekat Kuta Square di Jalan Pantai Kuta. Sementara Tune Hotels.com - Double Six, Legian yang memiliki 170 kamar, buka tanggal 15 Desember 2009 dan berlokasi di Jalan Arjuna (dari Jalan Double Six langsung masuk ke Jalan Arjuna), 3 menit berjalan kaki dari Pantai Legian, dekat dengan area perbelanjaan, area kuliner, serta klub-klub di ruas Jalan Legian dan Jalan Double Six.

Dua hotel di Indonesia adalah kelanjutan dari 5 Tune Hotels.com yang telah beroperasi terlebih dahulu di Malaysia; Penang, Kota Kinabalu, Kuching, Kuala Lumpur dan KLIA-LCCT Airport. Tune hotels.com - Kuta dan Tune Hotels.com - Double Six, Legian adalah 2 hotel pertama dari rencana 24 Tune Hotels.com di Indonesia, yang akan berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Batam dan Medan. Tune Hotes.com juga segera buka di Kota Damansara, Danga Bay Johor Baru dan London.

Sama dengan perusahaan penerbangan berbasis biaya rendah, Tune Hotels.com menerapkan sistem pemesanan online yang dapat dilakukan sendiri yang dapat mendorong tamu untuk memesan dari jauh-jauh hari melalui www.tunehotels.com guna mendapatkan keuntungan harga yang rendah.

Tarif Tune Hotels.com tetap rendah karena menggunakan konsep "layanan terbatas" dengan menghilangkan fasilitas-fasilitas hotel yang umumnya kurang dipergunakan seperti kolam renang dan sarana olahraga, dan menerapkan penghematan-penghematan biaya yang dikembalikan lagi kepada para tamu berupa tarif rendah.

"Di sini kami mengajak tamu untuk mendukung gerakan go green dengan cara menghemat electricity dan mengurangi penggunaan detergen, menganjurkan tamu untuk mematikan AC saat sedang beraktifitas di luar kamar, sehingga tamu juga hanya membayar AC sesuai dengan yang digunakan. Kami memiliki pilihan paket AC 12 jam dan 24 jam yang dapat dipilih sesuai dengan kebuuhan. Tamu juga punya pilihan tidak mengganti seprai setiap hari guna mengurangi pemakaian detergen," ungkap Commercial Manager Wenni Setiorini saat mendampingi okezone berkeliling Tune Hotels.com, Jumat (5/23/2010).

Pengalaman menginap di Tune hotel semakin lengkap dengan konsepnya yang mengusung "what you pay what you get", di mana untuk rate kamar yang dapat Anda bayar dimulai dari Rp68 ribu. Harga tersebut hanya untuk kamar saja, belum termasuk AC, handuk, basic toiletries (sabun dan sampo), sertabreakfast. Tetapi dengan harga tersebut, Anda masih sangat realistis untuk mendapatkan kamar hotel dengan tempat tidur sekelas bintang 5 dengan harga hanya selevel hotel bintang 1.

Kualitas tempat tidur Tune hotel.com yang sekelas hotel bintang 5 dengan pilihan tempat tidur dari King Koil ukuran 5 kaki, tetapi memang ruangan kamar tidak begitu besar, sehingga saat itu kami menginap sekeluarga (suami istri plus 2 anak) terasa cukup sempit. Tetapi menginap di Tune hotel ini cukup menyenangkan dengan kualitas kamar mandi dan kamar tidur yang baik dan bersih.

Untuk lantai dasar Tune Hotels.com Double Six-Legian, fasilitas yang disediakan mulai dari counter receptionist Tune Hotels.com, ada mini market Mini Mart (buka 24 jam) yang menyediakan berbagai keperluan seperti minuman dan snack, ada Restoran Es Teler 77 yang menyediakan makanan terutama sarapan pagi, Well Being Spa, diving course Aqua Marine.

Disediakan juga transportasi Ceria Transport yang bisa mengantar atau menjemput dari bandara ke Tune Hotels.com dengan cukup merogoh kocek Rp48 ribu. Sementara dari Tune Hotels.com ke Kuta dibanderol dengan harga Rp36 ribu.

Bagaimana, seru kan? Yuk, booking dari sekarang di www.tunehotels.com atau call center 021 56970060. (nov)

(nsa)

Minggu, Agustus 22, 2010

Pura Sebatu






Pura Sebatu, sungguh indah dan menarik, sangat berpotensi untuk dikembangkan pada konsep wisata spiritual. Pemandangan alam yang indah, air yang jernih dan suasana magis sungguh terasa begitu memasuki areal Pura Sebatu. Bagi kawan-kawan yang suka melakukan kegiatan spiritual, sungguh merupakan kewajiban untuk berkunjung ke Pura ini. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, Pura Sebatu merupakan Pura yang sangat keramat, magis dan baru-baru ini saja dibuka untuk khalayak ramai.
Untuk mencapai lokasi ke Pura Sebatu, dari Denpasar ke Ubud (Gianyar), kemudian ke Tegalalang. Pokoknya Tanya saja pada penduduk setempat, pasti sampai.